19 Mar 2026 Telah Dilihat 58 kali
JEMBER, 19 MARET 2026 - Satuan Tugas Infrastruktur dan Tata Ruang (Satgas ITR) bersama anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Jember melaksanakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menata ruang publik agar kembali sesuai fungsinya, sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
Penertiban yang berlangsung di sejumlah titik keramaian ini menyasar para PKL yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan. Trotoar yang sejatinya diperuntukkan bagi pejalan kaki dinilai perlu dikembalikan fungsinya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Namun demikian, pendekatan yang dilakukan petugas tidak bersifat represif. Satgas ITR dan anggota Satpol PP mengedepankan cara humanis dan persuasif melalui dialog langsung dengan para pedagang. Edukasi diberikan secara santun agar para PKL memahami pentingnya menjaga fungsi fasilitas umum.
Di wawancarai pada Kamis, 19 Maret 2026 Kepala Satpol PP Kabupaten Jember, Bambang Rudianto, S.Sos menegaskan bahwa penertiban ini bukan semata-mata tindakan penegakan aturan, melainkan bagian dari upaya pembinaan kepada masyarakat.
“Penertiban ini kami lakukan dengan pendekatan humanis. Kami ingin para pedagang memahami bahwa trotoar adalah hak pejalan kaki yang harus dijaga bersama, namun di sisi lain para PKL juga tetap kami rangkul agar bisa berjualan di tempat yang lebih sesuai,” ujarnya.
Melalui komunikasi yang baik, kegiatan penertiban berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa konflik. Para pedagang pun secara bertahap mulai memahami dan bersedia menyesuaikan lokasi berjualannya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan ruang publik yang lebih tertata. Selain itu, penataan PKL juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah kota yang lebih rapi, nyaman, serta ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan penataan ini dapat terus berjalan berkelanjutan demi terciptanya lingkungan kota yang tertib dan harmonis.