08 Mar 2026 Telah Dilihat 63 kali
JEMBER, 08 MARET 2026 – Kebakaran terjadi di rumah makan Pecel Tumpang Nganjuk yang berlokasi di Jalan M. Yamin, Dusun Kedung Piring, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Minggu, 08 Maret 2026. Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran tabung gas LPG di area dapur.
Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jember sekitar pukul 11.40 WIB dari seorang warga bernama Yustaniar. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit mobil pemadam dari UPT Damkar Mako A langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 11.50 WIB dan segera melakukan pemetaan area kebakaran sebelum melaksanakan proses pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember, Sutomo, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu menerima laporan dari warga, tim kami langsung bergerak menuju lokasi dengan satu unit mobil pemadam dan beberapa personel untuk melakukan penanganan secepat mungkin,” ujar Sutomo saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, setibanya di lokasi petugas langsung melakukan identifikasi sumber api dan memastikan kondisi sekitar aman sebelum proses pemadaman dilakukan.
“Petugas terlebih dahulu melakukan assessment untuk mengetahui titik api dan kondisi bangunan. Setelah itu proses pemadaman langsung dilakukan agar api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya,” jelasnya.
Berkat kesigapan petugas Damkar yang dibantu masyarakat sekitar, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.03 WIB.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun satu orang dilaporkan mengalami luka ringan, yakni Saiful Bahri (27), warga Karangpring.
Sutomo menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG di area dapur rumah makan.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan kebocoran tabung gas LPG yang kemudian memicu munculnya api di dapur. Kerugian material diperkirakan sekitar tujuh juta rupiah,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas LPG, terutama di tempat usaha yang menggunakan peralatan memasak secara intensif.